Alasan DBD meningkat jelang musim hujan

Di beberapa daerah, penyakit DBD kerap mengalami peningkatan ketika cuaca memasuki musim pancaroba dan puncak penderita DBD terbanyak terjadi ketika musim penghujan.

Meningkatnya penderita DBD ketika musim pancaroba dan penghujan tak lepas dari karakteristik dan siklus hidup nyamuk aedes aegypti. Untuk berkembang biak, nyamuk pembawa virus dengue ini memerlukan genangan air bersih dan tempat yang lembap sebagai sarang.

Oleh karena itulah, tak heran jika nyamuk ini mengalami lonjakan jumlah saat pancaroba dan musim hujan. Lingkungan yang kotor tak jarang menimbulkan banyak genangan ketika hujan mengguyur. Tak butuh waktu lama bagi telur nyamuk untuk bermetamorfosis menjadi nyamuk dewasa dan membawa virus dengue, cukup 15 hari.

Setelah menjadi nyamuk dewasa, nyamuk siap kawin dan bereproduksi kembali. Satu nyamuk dewasa bisa menghasilkan telur hingga mencapai 100 butir dalam satu siklus reproduksi. Ketika nyamuk aedes menemukan satu lingkungan “ideal” untuk bersarang dan berkembang biak, bukan tidak mungkin semua telur yang dihasilkan menjelma menjadi nyamuk dewasa.

Pengetahuan tentang siklus hidup nyamuk aedes aegypti menjadi penting akhirnya untuk membantu mengurangi dan memusnahkan telur-telur nyamuk yang berpotensi menyebarkan virus dengue pada kemudian hari.

 

Source: https://beritagar.id/artikel/infografik/alasan-dbd-meningkat-jelang-musim-hujan

Posted on: January 18, 2017
WhatsApp us